Rute penerbangan dari Yogyakarta menuju Batam secara langsung hanya dilayani satu maskapai yaitu Lion Air. Selebihnya memaksa kita untuk mengambil rute transit. Siang itu, selang dua hari setelah telpon masuk dari Ibu Nafi'atul Umami, saya benar-benar berangkat menuju Batam. Batam bukanlah tujuan utama dalam perjalanan kali ini. Saya masih harus menempuh perjalanan laut menggunakan Kapal Feri menuju Kabupaten Lingga. Hanya itu yang ada dalam framing berfikir saya sampai kemudian saya menyadari perjalanan saya tak sesederhana yang saya bayangkan.
Sesaat setelah pesawat saya landing di bandara Hang Nadim Batam, saya belum merasakan atmosfer yang berbeda dan cukup menganggumkan. Tempat kedatangan Hang Nadim tak ubahnya seperti Adi Sucipto yang ketika kita masuk akan merasakan penat dan sesak dengan keterbatasan jarak pandang akibat penuhnya ruangan yang tidak mampu dengan nyaman menampung kapasitas orang.
Koper dan semua perlengkapan tim sudah lengkap di tangan kami. Selanjutnya, setelah keluar, saya mendapati bahwa ini bukan lingkungan yang biasa saya kenal. Logat melayu sangat kental terdengar dari orang-orang yang menunggu rekannya di pintu keluar. Kedua. Hang Nadim ternyata tidak sesederhana bayangan saya. Dan detik-detik setelahnya saya sudah dapati diri saya mencoba dengan keras menutupi efek dari terpacu derasnya serotonin, endorfin, dopamin, dan oksitosin dalam diri saya.
Sesaat setelah pesawat saya landing di bandara Hang Nadim Batam, saya belum merasakan atmosfer yang berbeda dan cukup menganggumkan. Tempat kedatangan Hang Nadim tak ubahnya seperti Adi Sucipto yang ketika kita masuk akan merasakan penat dan sesak dengan keterbatasan jarak pandang akibat penuhnya ruangan yang tidak mampu dengan nyaman menampung kapasitas orang.
Koper dan semua perlengkapan tim sudah lengkap di tangan kami. Selanjutnya, setelah keluar, saya mendapati bahwa ini bukan lingkungan yang biasa saya kenal. Logat melayu sangat kental terdengar dari orang-orang yang menunggu rekannya di pintu keluar. Kedua. Hang Nadim ternyata tidak sesederhana bayangan saya. Dan detik-detik setelahnya saya sudah dapati diri saya mencoba dengan keras menutupi efek dari terpacu derasnya serotonin, endorfin, dopamin, dan oksitosin dalam diri saya.
![]() |
| Bandara Internasional Hang Nadim Batam |





