Hidup itu keras, yang lembut kasihnya Allah. Sesederhana Dia endak pernah ngebiarin gigi kita tumbuh terus-terusan layaknya rambut yang tumbuh endak ada habis. Kek gitulah nikmat. Fainna ma'al usri yusro. Syukur, terus. Terus syukur.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar