Saya Sutradara?!

  • 0

Saya Sutradara!

Hai anda tau saya  ingin menjadi sutradara. Sutradara untuk hidup saya sendiri. Saya ingin membuat sebuah plot hidup saya, semuanya. Alur, latar, tokoh, semuanya adalah yang akan membuat saya sebagai seorang  tidak tahu apa-apa mengenai anda dan masa lalu anda.

Saya ingin membuat alur serinci mungkin sehingga saya tidak pernah berkenalan dengan anda, saya tidak pernah berharap lebih untuk anda, saya bukan siapa-siapa anda, oh maaf saya memang bukan siapa-siapa anda.


Mungkin ketika saya menjadi sutradara atas alur hidup saya, saya tidak akan menerka-nerka apa yang aka nda pada ending cerita saya. Bukan hanya menerka, saya ingin membuat sebuah alur happy ending untuk semuannya. Yah sebuah ending adalah mengenai sudut pandang, baik dimata saya belum tentu baik dimata anda, begitu juga sebaliknya. Anda tahu saya ingin membuat sebuah ending yang bagai mana?.

Saya ingin membuat sebuah alur Cinderella, eh bukan romeo dan Juliet, atau bahkan  putri salju, haha.. saya menertawakan alur tersebut! Karena semua itu adalah alur khayalan yang semuannya memiliki alur happy ending dari sudut pandang semua orang.


Membuat alur sangatlah rumit! Harus ada tokoh orang ketiga dari dua orang yang saling mencintai!ya begitulah. Mungkin saya lebih pantas menjadi orang ketiganya.

Saya adalah sutradara, jadi saya tau apa yang ada diotak anda. Alur cerita saya mengatakan anda masih ingin dan sangat berharap “dia” adalah takdir anda. Memang saya sutradara jadi saya tidak menerka-nerka kan jika anda memang masih suka dia, tingkah laku anda, perbuatan anda, ketika anda menceritakan siapa saya pada dia. Semuanya terlihat anda masih menaruh harapan untuk dia, eits saya sutradaranya, saya tahu semua yang diinginkan tokoh.

Namun saya bukanlah sutradara, tuhan adalah sutradaranya, saya masih berharap untuk anda, kita adalah seorang yang berharap dan tuhan adalah sutradara, tokoh harus nurut sama sutradaranya. Kita lihat saja ending dari tuhan!.
Posting Komentar

AddThis Smart Layers

Back to Top