Desperating Moment After Graduation!

  • 0

Tidak pernah terlalu sulit ataupun terlalu mudah. Begitu kiranya hidup. Selalu berada diirisan antar keduanya.

In fact, entah kenapa, seakan bagian sulit dalam hidup memiliki bagian irisan lebih besar dibanding sebaliknya. Hantaman muncul seakan dengan nomor antriannya masing-masing.

Empat tahun plus enam belas bulan berjibaku. Pada akhirnya, keusaian atas strata pendidikan hanya sekadar mula dari rentetan hal-hal lain yang lebih menyeramkan.

Saya mengalami ini.

Lepas dari gegap gempita hegemoni wisuda, saya dihadapkan di detik itu juga kegamangan untuk bagaimana saya harus menjalani urusan hidup kedepan. School just gives you a brief. Dan pengantar itu tidak pernah akan cukup ketika digunakan sebagai bekal.

Tujuh (7) bulan menjadi beban negara tanpa ada sumbangsih pajak yang bisa dan harus dibayarkan adalah hal pilu dan menjadi kesimpulan dari hari-hari tersebut.

Orang banyak bilang bahwa, grab your dream! But sometimes, we doesn’t realize that we also have a reality to be faced. And the name of those reality is step.

Iya, selalu ada proses untuk kita bisa sampai kepada angan-angan indah yang kita impikan. Dan proses ini tidak hanya soal waktu, tapi juga berapa banyak pos pembelajaran yang harus kita lalui. Saya belajar bahwa menceburkan diri dalam bursa para pencari kerja adalah bukan perkara mudah dan remeh temeh. Seberapapun hebat track record yang kamu pernah bangun, kamu harus ingat bahwa you just a mere person compared to the ocean of people.

Akan selalu ada langit diatas kita, dan oleh karenanya pastikan bahwa kedua tapak kita masih selalu menapak diatas tanah dalam konteks apapun. Terlebih saat memulai sesuatu. 

Perjuangan saya untuk melampirkan berkas portofolio hanya berakhir penantian. Menjadi lebih menyesakkan adalah kondisi ini berlarut hingga dua bulan saya menikah. You can imagine how it feels. Having a people that you need to take care at all, but bahkan untuk membayar hal paling remeh semisal antrian kamar mandi, kamu masih juga mengekor pada orang lain.

What things makes you stand or even proud?
Posting Komentar

AddThis Smart Layers

Back to Top