50.000 mill sebelum usia 30

  • 0
Tawaran ini muncul selang sehari dari kedatangan saya kembali ke Yogyakarta.

Siang itu panggilan masuk datang dari Ibu Nafi’atul Umami. Tak banyak obrolan yang kami bangun. Hanya pertanyaan tentang apakah saya kosong atau tidak dalam waktu beberapa hari kedepan.

Saya katakan kala itu dengan tanpa banyak pertimbangan, bahwa saya kosong dengan tidak memiliki tanggung jawab apapun dalam waktu dekat.

Dan jawaban tersebut memiliki konsekuensi atas kesiapan saya untuk dibergunakan tenaga dan apa-apa dari diri saya. Saya memahaminya dengan baik.

Benar apa yang saya sempat pikirkan, karena sesaat kemudian kata beliau: “Kamu ke kepulauan riau ya yud?” Bahkan saat saya masih sulit membedakan ini sebuah pertanyaan atau pernyataan, jawaban “iya” dengan penuh kesiapan dan sedikit usaha menutupi kegembiraan sudah muncul terlebih dahulu dari mulut saya.

Bagaimana tidak.

Semenjak pertama kali berazam beberapa tahun silam. Saya selalu memiliki ketertarikan yang sangat tinggi atas perjalanan-perjalanan yang kemudian saya tempuh. Azam saya kala itu sederhana. Saya ingin pergi sejauh lebih dari 50.000 mill sebelum usia saya 30 tahun. Dan kira-kira ini sudah tahun ke empat semenjak pertama kali azam itu muncul, dan Allah SWT dengan baiknya telah perkenankan untuk saya singgahi tempat-tempat hingga sejauh ini.
Posting Komentar

AddThis Smart Layers

Back to Top