Pulang, bergegas.

  • 0
 Sebuah keharusan untuk kita sama-sama berlajar adil. Termasuk untuk adil dalam memberikan porsi liburan kita pada tempatnya.

Seperti halnya rasa penasaran menggebu yang dimiliki oleh anak kecil yang sedang belajar untuk bersepeda. Rasa untuk menghilangkan rindu yang menyumpal dada memacu adrenalin untuk meledak-ledak dan bercampur tak karuan.

Setiap orang memiliki puncak yang berbeda. Seperti itu pula pemaknaan pulang akan berbeda pada setiap orangnya. Banyak variabel ikut mendasari pemaknaan ini.

 Tanpa tau proses, terlebih menikmatinya.

            Pulang adalah ketika hanya melihat hasil akhir.

Ketika ibu sudah banyak berdagang dengan duduk. Ketika bapak lebih banyak menhabiskan waktu malamnya dengan tidur. Tenaganya tak sekuat dulu. Hanya semangat mereka yang tak berubah.

Bila adikmu sudah mengerti apa itu rindu. Percayalah langkahmu akan lebih ketir untuk merantau. Jauh lebih besar daripada keketiranmu terhadap apapun.
***
Pulang bagi saya adalah waktu untuk bergegas. Karena waktunya tidak banyak. Kesempatannya tidak hadir setiap saat.

Posting Komentar

AddThis Smart Layers

Back to Top