Pemilu dan Mereka

  • 0
Mereka bilang kampanye mereka bersih, tidak geber-geber dijalan. Tapi mereka lupa tentang etika kampanye pada hari tenang di sosial media.
Ibarat mulut dan kaki yang lebih dahulu mulutnya dalam berjalan, bukan kakinya.
Minggu ini saya belajar terkait istilah "kader" yang akhirnya mempersempit definisi belajar politik dengan belajar mendukung partai politik.
yang buruk adalah semangat militansi untuk mendukung membuat mereka lupa etika.
Mendukung bukan berarti harus menutup mata dari kesalahan.
Selamat menikmati "pesta demokrasi", bagi yang merayakan. Jangan lupa demokrasinya bukan 5 menit tapi 5 tahun.
Meminjam istilah Goenawan Mohamad, "Kita tak bertanya 'mau dibawa ke mana negeri kita, bukan?' Karena kita juga yg harus ikut membawanya."
Selamat malam buat orang-orang yang berdebat soal golput beberapa hari ini, yang golput tidak usah sok paling bener, yang nyoblos juga sama!
Selamat malam dan jangan lupa mengambil hikmah, karena hikmah adalah harta tercecer yang dimiliki setiap orang.
Posting Komentar

AddThis Smart Layers

Back to Top