Logika Sederhana Pangan Pembentuk Peradaban Dunia

  • 0
Sumbu utama pulau
         Beberapa saat lalu saya mencoba memberi logika sederhana tentang bagaimana peradaban di setiap belahan di dunia ini mengalami tingkat kemajuan yang berbeda. Logika ini coba saya bangun dari sudut pandang pangan. Mungkin bagi sebagian orang hal ini terkesan mengusung egoisme sektoral. Namun, jauh dibalik itu semua saya hanya ingin mencoba memberikan wacana kepada publik, melempar isu, dan mencoba belajar dari banyak sudut pandang tentang bagaimana peradaban dunia ini terbentuk. Logika ini sedikit banyak saya dapat ketika membaca buku dari Prof. Jared Diamond: Guns, Germs, and Steel. Hal tersebut coba saya rangkum dalam rangkaian twit saya di twitter beberapa saat lalu, yang alhamdulillah mendapat antusias yang cukup tinggi dari teman-teman. Pada akhirnya coba saya rewrite kembali di blog ini, dan saya sengaja hanya memberikan uraian tanpan closing statement dengan harapan ending dari ini adalah milik pembaca. 
          Silahkan menyimak, dan mari berdialektika :)
  1. Menyimak teman yang menyinggung soal kedaulatan pangan menarik jika pangan ini dikaitkan dengan peradaban di dunia ini terbentuk
  2. Saya ingin mengawalinya dari pertanyaan mengapa kemajuan peradaban di berbagai belahan dunia sangat bertolak belakang?
  3. Bagaimana perbedaan kemajuan baik teknologi infrastruktur pendidikan dsb di Eropa dengan Indonesia bahkan dengan Afrika sangat jauh berbeda?
  4. Bagaimana cerita awal mulanya kita (Indonesia) menjadi bangsa yang harus terjajah oleh Belanda? Mengapa bukan kita yang menjajah mereka?
  5. Mengapa sebagian bangsa di dunia bisa mencapai kemajuan teknologi dan peradaban sehingga lantas menaklukkan bagian dunia lain?
  6. Mengapa orang-orang seperti aristoteles, albert einstein, thomas alfa, dan banyak penemu hebat muncul di satu bagian wilayah dunia (eropa)?
  7. Gampangnya mengapa orang kulit putih membuat banyak barang berguna sedangkan orang kulit hitam tidak?
  8. Apakah itu karena bangsa-bangsa itu hakikatnya lebih unggul dari bangsa lainnya?
  9. Apakah chauvimisme yang diusung Hitler itu memang benar? bahwa bangsa arya, atau sempitnya orang kulit putih adalah bangsa paling unggul?
  10. Pertanyaan-pertanyaan tersebut mungkin akan sedikit mendapat pencerahan ketika membaca Guns, Germs, & Steel karya Jared Diamond, seorang profesor geografi dari Amerika
  11. Dalam summary bukunya, Jarred Diamond jawaban dari semua pertanyaan tersebut bukan mengacu pada masalah rasial
  12. Lantas apa yang menciptakan peradaban di dunia ini? Pendidikan? Energi? atau apa?
  13. Mungkin jawaban dari saya terkesan sebagai egoisme sektoral ketika mengatakan bahwa yang membangun peradaban adalah pangan!
  14. Tapi ada logika yang dapat dibangun mengapa pangan adalah sektor yang membangun peradaban di dunia ini. Bagaimana?
  15. Penemuan roda di china dan alat2 penting lainnya jika ditarik kebelakang bukan karena pendidikan mereka tinggi
  16. Energi? Indonesia dengan sumberdaya energi yang begitu luas ini toh masih terpaut jauh peradabannya dibanding bangsa di eropa
  17. Lantas bagaimana logikanya pangan bisa membangun peradaban di dunia? ini adalaha logika sederhana yang coba saya bangun
  18. Oke mari kita buat perbandingan sederhana antara Eropa dengan Afrika, yang sudah jelas dari segi peradaban keduanya berbeda jauh.
  19. Mari kita bandingkan gugus kepulauan antara eropa dan afrika, untuk lebih jelas monggo disimak peta dunia
  20. Apa perbedaan yang mencolok dari keduannya adalah "sumbu utama" gugus kepulauan Eropa dan Afrika
  21. Sumbu utama Eropa adalah membujur dari Timur ke Barat dan Afrika dari Utara ke Selatan
  22. Keunggulan apa yang dimilika Eropa dengan sumbu utama barat-timurnya? yang jelas keunggulan dari segi iklim untuk bercocok tanam!
  23. Bagaimana dengan Afrika dengan sumbu utama Utara-Selatannya?
  24. Sumbu utama barat-timur Eropa memungkinkan Eropa memiliki beberapa keunggulan dibanding Afrika. Mengapa?
  25. kondisi sumbu utama barat-timur memungkinkan kondisi Iklim baik cuaca suhu dan sbg tidak berbeda jauh antara daerah satu dengan lainnya
  26. berbeda dengan kondisi sumbu Utara-Selatan, kondisi iklim di daerah bagian utara bisa dipastika berbeda jauh dengan kondisi di selatan
  27. Efek dari sumbu utama dan iklim ini adalah peta persebaran Pangan yang sebelumnya saya katakan menciptakan peradaban dunia!
  28. Budidaya tanaman Pangan di bagian barat eropa bisa dibawa dan dibudidayakan juga di bagian timur Eropa
  29. Bebeda dengan di Afrika, tanaman Pangan di bagian Utara Afrika belum tentu bisa dibudidayakan juga di Afrika bagian Selatan krn beda iklim!
  30. Dari Pangan inilah peradaban masyarakat Eropa mulai terbangun.
  31. Budidaya tanaman pangan yang menghabiskan waktu yang lama untuk panen mengaharuskan masyarakat eropa untuk meninggalkan gaya hidup nomaden
  32. dengan ditinggalkannya gaya hidup nomaden masyarakat Eropa mulai memasuki kehidupan yang lebih tersentralistik.
  33. Efeknya Interaksi antar sesama membawa kemajuan dalam pola pikir dan tindakan
  34. Interaksi ini membawa mereka untuk berfikir inovatif, terutama ketika mereka ingin membawa barang pangan mereka ke daerah lain
  35. Kemudian dari Interaksi dan gaya hidup tersentralistik ini kemudian muncul barang2 penunjang seperti roda bahkan aksara
  36. Kemudian bagaimana dengan masyarakat Afrika? kehidupan mereka masih sebatas menjadi pemburu pengumpul dan nomaden
  37. Dengan kondisi iklim yang berbeda di utara-selatannya mustahil untuk membudidayakan tanaman pangan secara lebih luas
  38. Cara hidup pemburu pengumpul semakin lama semakin tidak menjanjikan ketika sumberdaya yang menjadi andalan mereka (Hewan) semakin lenyap.
  39. Kondisi itulah yang menjebak masyarakat Afrika untuk perkembangan peradaban mereka
  40. Mungkin segitu dululah capek nulis, semoga lain kali kita bisa berdiskusi masalah ini utamanya bagaimana Pangan menciptakan peradaban :)
Posting Komentar

AddThis Smart Layers

Back to Top