Transkrip Pidato Wisuda Angkatan ke-20 MAN 3 Malang

  • 0
Malang, 23 Juni 2012

Tulisan dibawah ini merupakan transkrip pidato saya dalam rangka mewakili wisudawan/wisudawati pada acara wisuda dan pelepasan siswa-siswi angkatan ke-20 MAN 3 Malang sekaligus Launching GEMMA SEMI (Gerakan Mewujudkan MAN 3 Malang Sebagai Etalase Madrasah Indonesia).

Malang, 23 Juni 2012 




Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarokatuh

Pembukaan dan Muqodimah

Sebuah kebanggan ketika saya bisa berdiri disini, berdiri dihadapan para wisudawan, berdiri dihadapan bapak/ibu wali murid kelas 12 yang kalau saya boleh cermati terlihat dari raut wajah beliau-beliau ini terdapat rasa bangga ketika melihat putra-putrinya memakai setelan jas lengkap memakai kebaya dengan anggun dan yang pasti bangga melihat putra-putrinya pada hari ini menjadi seorang wisudawan, juga sebuah kebanggan bagi saya bisa berdiri dihadapan bapak/ibu guru, orang-orang yang kalau boleh saya sebut, adalah orang-orang yang memiliki daya ikhlas tinggi dan hati yang mulia yang telah mendidik dan mengajarkan banyak hal kepada kami selama tiga tahun ini.

Ada beberapa hal yang ingin kami sampaikan pada kesempatan yang berbahagia ini. Dan hal yang terpenting dengan berdirinya kami disini, adalah kami ingin mengucapkan rasa terima kasih kami mewakili teman-teman kelas 12, yang mungkin tidak akan cukup menggantikan segala hal yang bapak/ibu guru lakukan/korbankan selama tiga tahun ini untuk mendidik kami.

Mungkin kalau saya boleh berpendapat tentang jasa seorang guru, bolehlah Indonesia saat ini berterima kasih kepada para pengusaha kaya, wirausahawan, atas jasa mereka, perekonomian bangsa dapat meningkat, kepada para atlit  yang mengharumkan nama bangsa, dsb, tapi Indonesia tidak boleh lupa bahwa bahwa kita memiliki bapak/ibu guru yang jika tanpa mereka indonesia tidak akan menjadi bangsa yang ber-adab, bangsa yang bermoral, bangsa yang berilmu, dan ini lebih penting daripada menjadi bangsa yang kaya dari segi materi.

Berikutnya adalah Ucapan maaf dengan segala kerendahan hati kami, ingin kami sampaikan mewakili teman-teman, yang selama tiga tahun kemaren mungkin terdapat banyak kesalahan, yang selama tiga tahun kemarin sering menyusahkan bapak/ibu, yang selama tiga tahun menambah beban hidup bapak/ibu guru, namun harapan kami adalah semoga semua hal yang bapak/ibu guru korbankan dan lakukan akan menjadi sebuah hal yang oleh ALLAH SWT dinilai sebagai amal ibadah yang memudahkan jalan surga untuk bapak/ibu guru.

Selamat siang untuk teman-teman wisudawan-wisudawati.

Tidak ada kebersamaan yang abadi dan itu adalah hal yang alami, seperti halnya air yang mengalir dari atas kebawah, perpisahan seperti halnya anak panah yang melesat dari busurnya, anak panah itu akan berlari menuju sasaran, dan busurpun siap menjadi pelontar bagi yang lain, itulah sebuah proses, proses yang dilakukan secara terus menerus oleh madrasah ini. Mencetak, mencetak, dan mencetak anak-anak bangsa yang bermanfaat bagi bangsa dan negara.

Akankah kita disini bisa menjadi busur yang tepat sasaran seperti yang diharapkan madrasah ini, itulah yang menjadi tanggung jawab kita setelah ini.


Tanggung jawab kita saat ini lebih besar dari pada anak umur 10 tahun, apalagi bila dibandingkan dengan anak umur 2-3 tahun. Seiring dengan bertambahnya ilmu dan pengetahuan kita, bertambah pula tanggung jawab kita. Tanggung jawab kepada diri sendiri, tanggung jawab kepada orang lain, lebih-lebih kepada Allah SWT, dan semoga kita bisa menjadi orang-orang yang bertanggung jawab.

Satu hal lagi harapan kami adalah semoga kita bisa menjadi orang-orang yang bernilai dan bermanfaat bagi orang lain, bermanfaat bagi teman kita, tetangga kita kelak, bagi orang-orang terdekat kita, atau bahakan bagi bangsa kita.

Enstein pernah berkata “Cobalah untuk tidak hanya berusaha menjadi orang yang sukses, akan tetapi berusahalah menjadi orang yang bernilai dan bermanfaat bagi orang lain.” Sebaik-baik orang adalah yang bermanfaat dan berguna bagi orang lain, begitu sabda Rasullullah SAW.

Madrasah ini telah memberikan banyak manfaat bagi kita, sekarang tinggal bagaimana kita bisa memberi manfaat dan sumbangsih yang berarti bagi madrasah ini kelak. Jangan lupa dari mana kita berasal, jangan lupa dari mana kita menjadi besar, jangan lupa jasa orang-orang yang menjadikan anda seorang yang besar dan dihormati, dan yang paling penting jangan lupa kita masih mambawa nama almamater madrasah ini, kita adalah cerminan madrasah ini di masyarakat dan tugas kita adalah menjaga nama baik almamater.

Mungkin hanya ini yang dapat kami sampaikan, mohon maaf jika ada kesalahan kata yang kami ucapkan. Sekali lagi sebelum kami akhiri pesan dan kesan ini kami mewakili teman-teman kelas 12 ingin mengucapkan terima kasih kepada bapak/ibu guru dan mohon maaf yang sebesar-besarnya atas segala kesalahan yang  pernah kami lakukan.

Sekian

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarokatuh
                                                                                             Malang, 21 Juni 2012
                                                                                                                            Muhamad Yuda Pradana


AddThis Smart Layers

Back to Top